PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 dipastikan tetap digelar meriah meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. 

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan pelaksanaan festival budaya tahunan tersebut tetap menjadi agenda prioritas daerah sekaligus masuk dalam kalender nasional Karisma Event Nusantara (KEN).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Seniriaty mengatakan pelaksanaan FBIM 2026 tetap berlangsung sesuai jadwal, yakni pada 17 hingga 22 Mei 2026.

“Iya, untuk kegiatan Festival Budaya Isen Mulang tahun ini, sesuai arahan pimpinan, tetap dilaksanakan sesuai agenda. Karena sudah masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara, pelaksanaannya pada tanggal 17 sampai 22 Mei,” ujarnya, Minggu 17 Mei 2026.

Menurut Seniriaty, terdapat sejumlah penyesuaian teknis dalam pelaksanaan kegiatan. Namun hal tersebut bukan berarti mengurangi kualitas maupun substansi festival budaya terbesar di Bumi Tambun Bungai itu

“Bukan dikurangi. Ada 12 kegiatan utama yang akan dilombakan atau ditampilkan, dan justru ada tambahan event lain yang akan semakin memperkaya FBIM. Jadi tidak mengurangi esensi maupun kemeriahannya,” jelasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan saat ini masih terus dimatangkan agar pelaksanaan berjalan optimal dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat maupun wisatawan yang hadir.

“Kami sedang mematangkan seluruh rangkaian kegiatan. Nanti secara resmi akan kami sampaikan. Masyarakat juga bisa memantau informasi melalui kanal resmi Disbudpar,” tambahnya.

Seniriaty juga menyebut antusiasme pemerintah daerah sangat tinggi. Seluruh 14 kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah dipastikan ikut ambil bagian dalam berbagai agenda budaya yang digelar selama FBIM berlangsung.

Sementara itu, masyarakat menilai konsistensi pemerintah tetap menggelar FBIM di tengah efisiensi anggaran menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga identitas budaya daerah.

“Yang penting budaya tetap hidup. FBIM ini bukan hanya hiburan, tapi kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah,” ujar salah seorang warga Rani yang sedang menyaksikan dilokasi.

Sebagai informasi, Karnaval Budaya FBIM 2026 resmi dibuka Gubernur Agustiar Sabran di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu pagi. Festival ini menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus promosi pariwisata daerah yang setiap tahunnya selalu dinantikan masyarakat. (MARINI)

Caption :