SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kepala Perum Bulog Cabang Kotawaringin Timur, Muhammad Azwar Fuad, mengungkapkan bahwa saat ini stok minyak goreng subsidi MinyakKita tersedia sekitar 100 ribu liter di gudang Bulog Sampit. 

"Stok minyak goreng di gudang Bulog ada sekitar 100 ribu liter saat ini. Ini diprioritaskan untuk pedagang eceran yang telah bermitra, " katanya, Minggu, 17 Mei 2026.

Ia mengungkapkan Bulog menyalurkan minyak kita ke pedagang eceran yang sudah menjadi mitra Bulog di dua kabupaten yaitu Katingan dan Seruyan. Mitra tersebut diutamakan pedagang di pasar dengan pencatatan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

“Setelah itu, baru pedagang eceran mitra Bulog lainnya yang ada di luar pasar, seperti RPK,” tambahnya.

Terkait harga, ia menyampaikan bahwa harga tebus di gudang Bulog ditetapkan sebesar Rp14.500 per liter, sedangkan harga eceran tertinggi (HET) yang direkomendasikan adalah Rp15.700 per liter.

“Harga tebus di gudang Bulog adalah Rp14.500 per liter dan HET sebesar Rp15.700 per liter,” ungkapnya.

Ketersediaan dan penyaluran minyak goreng subsidi ini menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga minyak goreng di pasar sekaligus membantu meringankan beban masyarakat, terutama pedagang eceran dan konsumen yang membutuhkan minyak goreng dengan harga terjangkau.

Dengan mekanisme pendistribusian yang terstruktur melalui mitra pedagang, Bulog berharap minyak goreng subsidi “Minyak Kita” dapat didistribusikan secara merata dan tepat sasaran di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur dan sekitarnya. (DEVIANA/R)