BORNEONEWS, Jakarta - Seorang warga Kanada yang dievakuasi dari kapal pesiar Belanda MV Hondius diduga terpapar hantavirus setelah munculnya wabah penyakit tersebut di atas kapal.
Dilaporkan Canadian Press pada Sabtu, 17 Mei 2026, pasien tersebut dinyatakan positif praduga hantavirus dan masih menunggu hasil konfirmasi laboratorium mikrobiologi.
Pejabat kesehatan setempat menyebut pasien yang identitasnya dirahasiakan itu telah menjalani isolasi sejak tiba di Kanada dan tidak melakukan kontak dengan masyarakat umum.
Dengan kondisi tersebut, otoritas memastikan tidak ada risiko penyebaran luas ataupun pandemi.
Gejala awal yang dialami pasien berupa sakit kepala dan demam mulai muncul dua hari sebelumnya. Meski demikian, kondisi pasien dilaporkan stabil.
Sebelumnya, wabah hantavirus dilaporkan terjadi di atas kapal MV Hondius yang berlayar dari Argentina menuju Cape Verde. World Health Organization atau WHO mengonfirmasi terdapat tujuh kasus infeksi, dengan tiga di antaranya meninggal dunia.
Pada pekan lalu, kapal tersebut dilaporkan tiba di lepas pantai Tenerife, Kepulauan Canary.
Hantavirus merupakan kelompok virus yang ditularkan melalui kontak dengan hewan pengerat. Infeksi ini dapat memicu gangguan serius seperti demam berdarah dengan sindrom ginjal hingga sindrom paru akibat hantavirus.
Sumber: Sputnik/ANTARA









