JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta - Pemerintah Inggris mengumumkan akan melengkapi jet tempur Typhoon milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) di Timur Tengah dengan sistem anti-drone baru.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan perlindungan terhadap warga Inggris dan mitra regional dari ancaman serangan drone di kawasan tersebut.

Dalam pernyataannya, pemerintah Inggris menyebut sistem baru bernama Advanced Precision Kill Weapon System (APKWS) akan dipasang pada jet tempur Typhoon RAF.

Teknologi itu memungkinkan pesawat menghancurkan target secara lebih presisi dengan biaya yang lebih murah dibanding rudal yang selama ini digunakan.

Pemerintah Inggris juga menyebut penerapan sistem tersebut dilakukan sangat cepat, kurang dari dua bulan sejak tahap pengujian hingga operasional di lapangan.

Sebelumnya, media iPaper melaporkan pejabat Inggris khawatir terhadap potensi serangan Iran ke pangkalan gabungan Inggris-Amerika Serikat serta kedutaan Inggris di Timur Tengah apabila konflik kawasan semakin meningkat.

Kekhawatiran itu muncul setelah pangkalan militer Inggris di Akrotiri, Siprus, diserang drone pada Maret 2026.

Kementerian Pertahanan Inggris menduga serangan tersebut berasal dari wilayah Lebanon atau Irak.

Sumber: Sputnik/ANTARA