JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta - Aqsa Working Group atau AWG mendorong penguatan solidaritas rakyat Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina dalam peringatan Hari Nakba di Jakarta, Minggu, 17 Mei 2026.

Peringatan tersebut digelar untuk mengenang peristiwa pengusiran rakyat Palestina dari tanah kelahirannya yang menjadi awal berdirinya rezim Zionis Israel.

Pembina Utama AWG, Imaam Yakhsyallah Mansur menegaskan persatuan umat Islam harus diwujudkan melalui tindakan nyata untuk membantu masyarakat tertindas, termasuk rakyat Palestina.

“Persatuan Islam bukan sekadar simbol identitas, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata membantu yang tertindas dan menghadirkan kemaslahatan bagi sesama,” ujarnya.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari itu, Yakhsyallah menilai masyarakat Indonesia tidak boleh bersikap acuh terhadap penderitaan rakyat Palestina yang masih berada di bawah pendudukan Israel.

Menurutnya, umat Islam di berbagai negara memiliki tanggung jawab moral dan spiritual untuk membantu perjuangan Palestina sesuai kemampuan masing-masing.

Ia menyebut tragedi Nakba telah menyebabkan rakyat Palestina terusir dari tanah air mereka dan menimbulkan penderitaan yang masih berlangsung hingga saat ini.

Karena itu, AWG menggelar peringatan Hari Nakba sebagai upaya mengingatkan masyarakat Indonesia terhadap tragedi kemanusiaan tersebut sekaligus memperkuat dukungan bagi perjuangan Palestina.

“Acara ini bukan untuk membangkitkan kesedihan, tetapi menumbuhkan semangat bahwa kemenangan akan berada di tangan bangsa Palestina,” katanya.

Sementara itu, Abdulfattah A.K. Al-Sattari menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas dukungan yang terus diberikan kepada Palestina.

Ia mengatakan tragedi Nakba menjadi luka mendalam bagi rakyat Palestina karena mereka dipaksa meninggalkan tanah kelahirannya sendiri.

Menurutnya, masyarakat internasional perlu terus diingatkan terhadap penderitaan rakyat Palestina dan kekerasan yang masih terjadi hingga sekarang.

“Kami ingin menyampaikan terima kasih kepada Indonesia atas dukungannya selama ini,” ujarnya.

ANTARA