BORNEONEWS, Jakarta - Yayasan Perempuan Laju Perkasa mendukung pemberdayaan perempuan di era digital melalui pelatihan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bertajuk “Perempuan Berani, Berdaya dan Terampil” di Jakarta Timur.
Ketua Yayasan Perempuan Laju Perkasa, Hetty Andika Perkasa mengatakan pelatihan tersebut menjadi bentuk komitmen dalam mendorong perempuan Indonesia lebih berdaya di tengah perkembangan teknologi digital.
“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk komitmen kami dalam mendorong perempuan untuk semakin berdaya di era digital,” ujar Hetty dalam keterangannya, Minggu, 17 Mei 2026.
Pelatihan yang berlangsung di Balairung Gajah Mada, Kraton Majapahit Jakarta, Cipayung, Jakarta Timur itu digelar bekerja sama dengan FBPWI dan ICT Watch.
Peserta berasal dari berbagai kalangan mulai dari remaja, ibu rumah tangga hingga profesional.
Materi pelatihan meliputi pengenalan AI, teknik membuat prompt yang tepat, praktik penggunaan fitur AI, hingga kuis untuk memperluas literasi digital peserta.
Hetty berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan keterampilan perempuan dalam memanfaatkan AI untuk hal-hal positif dan produktif.
Sementara itu, Direktur Eksekutif ICT Watch, Indriyatno Banyumurti mengatakan pelatihan AI bagi perempuan dan pelajar diharapkan mampu memberikan manfaat luas di masyarakat.
Menurutnya, ICT Watch selama ini aktif mendorong peningkatan literasi digital di Indonesia, termasuk pemanfaatan teknologi AI secara bijak.
Salah satu peserta, Tuti Marwati mengaku mendapat banyak pengetahuan baru dari pelatihan tersebut.
Ia mengaku kini lebih memahami penggunaan AI, mulai dari membuat lagu hingga membantu pekerjaan seperti transkrip rapat secara otomatis.
ANTARA









