BORNEONEWS, Palangka Raya – Festival Budaya Isen Mulang yang digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) dinilai bukan sekadar ajang hiburan semata.
Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng, Riska Agustin, menegaskan bahwa festival tahun ini memiliki makna strategis sebagai wadah silaturahmi antardaerah sekaligus upaya nyata dalam menjaga warisan leluhur.
Dalam pernyataannya, Riska Agustin menyambut baik pelaksanaan festival tersebut. Ia menilai, melalui Festival Budaya Isen Mulang, berbagai elemen masyarakat dari berbagai daerah dapat berkumpul untuk mempererat tali persaudaraan.
"Festival Budaya Isen Mulang yang diadakan oleh Pemprov Kalteng ini adalah ajang silaturahmi antara daerah," ujar Riska Agustin, Senin, 18 Mei 2026.
Selain sebagai sarana pertemuan antarpemangku kepentingan dan masyarakat, politisi ini juga menekankan pentingnya festival tersebut sebagai instrumen pelestarian budaya.
Menurutnya, festival ini menjadi bukti hidup bahwa nilai-nilai adat istiadat khas Kalteng masih kuat dan terus dijaga eksistensinya di tengah modernisasi.
"Selain silaturahmi, festival ini juga sangat penting untuk pelestarian nilai-nilai adat istiadat khas Kalteng agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi muda," tambahnya.
Festival Budaya Isen Mulang sendiri merupakan agenda tahunan rutin yang digelar Pemprov Kalteng untuk merayakan Hari Jadi Provinsi Kalteng.
"Festival ini biasanya dimeriahkan dengan berbagai atraksi seni, pawai budaya, hingga pesta rakyat yang menarik wisatawan dari berbagai daerah," pungkasnya. (PATHUR/Y)









