BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palangka Raya resmi menerima kunjungan kerja dari DPMPTSP Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kegiatan ini diselenggarakan khusus dalam rangka koordinasi mendalam terkait upaya pembangunan dan penerapan Zona Integritas di lingkungan pemerintahan masing-masing daerah.
Kedatangan rombongan dari Kabupaten Kotawaringin Barat tersebut disambut secara langsung oleh Plt Kepala DPMPTSP Kota Palangka Raya, Vallery Budianto. Ia didampingi oleh para pejabat struktural serta staf di lingkungan dinas untuk menyambut dan memandu jalannya pertemuan koordinasi tersebut.
Pertemuan antarkedua instansi ini menjadi wadah strategis yang dimanfaatkan sepenuhnya untuk saling bertukar berbagai pengalaman yang telah dilaksanakan selama ini. Berbagai kendala, tantangan, hingga keberhasilan yang dicapai dalam proses pembangunan Zona Integritas dibahas secara terbuka dan mendalam oleh kedua belah pihak.
"Selain berbagi pengalaman, pertemuan ini juga menjadi momen penyusunan dan pembahasan berbagai strategi kerja yang efektif dan efisien," katanya, Senin, 18 Mei 2026.
Kedua tim saling memaparkan langkah-langkah yang dianggap tepat guna meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dijadikan sarana untuk mengadopsi praktik-praktik terbaik atau best practice yang telah terbukti berhasil diterapkan.
Fokus utamanya adalah bagaimana mewujudkan pelayanan publik yang benar-benar transparan, akuntabel, dan menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam setiap proses pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan koordinasi dan kunjungan kerja ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara DPMPTSP Kota Palangka Raya dan DPMPTSP Kabupaten Kotawaringin Barat.
"Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk terus meningkatkan standar pelayanan publik yang berkualitas, profesional, dan dapat dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat," pungkasnya. (PATHUR/H)









