BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Masyarakat diminta membeli hewan bersertifikat sehat dan tidak tergiur harga murah. Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mencatat ribuan hewan kurban telah diperiksa menjelang pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah.
Berdasarkan data terbaru hingga 13 Mei 2026, total hewan kurban yang terdata mencapai 3.080 ekor. Jumlah tersebut terdiri dari 1.839 ekor sapi dan 1.241 ekor kambing yang tersebar di berbagai titik penjualan.
Plt Kepala Distan Kobar Haryo Prabowo melalui Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh. Gusti M. Sofyannoor, M.Biotech, mengatakan data tersebut akan terus diperbarui.
“Data ini terus kami update hingga menjelang pelaksanaan kurban dan akan dilaporkan melalui sistem iSIKHNAS Kementerian Pertanian,” ungkapnya, Senin, 18 Mei 2026.
Selain melakukan pengawasan, Distan Kobar juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam memilih hewan kurban.
“Kami mengimbau masyarakat membeli hewan kurban di lokasi penjualan resmi yang telah memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan,” katanya.
Ia juga menjelaskan ciri-ciri hewan sehat, di antaranya aktif, nafsu makan baik, mata cerah, dan tidak menunjukkan gejala penyakit.
“Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur harga murah tanpa memperhatikan kondisi kesehatan hewan, serta segera melapor jika menemukan hewan yang dicurigai sakit,” tegasnya. (NURITA/H)









