BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua I Komisi I DPRD Palangka Raya, Salundik meminta pendapatan pajak pada triwulan kedua tahun 2026 dapat terus ditingkatkan dan tidak mengalami penurunan dibanding periode sebelumnya.
Menurut Salundik, optimalisasi pendapatan daerah dari sektor pajak sangat penting untuk mendukung program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama instansi terkait diminta lebih aktif melakukan penagihan langsung di lapangan.
Ia menilai upaya jemput bola kepada wajib pajak perlu diperkuat agar target penerimaan daerah dapat tercapai secara maksimal. Selain melakukan penagihan, petugas juga diminta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak tepat waktu.
“Triwulan kedua ini harus digenjot supaya pendapatan pajak meningkat dan tidak mengalami penurunan. Bapenda maupun instansi penagih pajak harus aktif turun ke lapangan,” kata Salundik, Senin 18 Mei 2026.
Ia juga mengingatkan agar seluruh potensi pajak daerah dapat dipetakan dengan baik, termasuk sektor usaha dan objek pajak yang selama ini belum tergarap optimal. Dengan pendataan yang akurat, pemerintah daerah dinilai akan lebih mudah meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Salundik berharap sinergi antara pemerintah daerah, petugas penagih, dan masyarakat dapat berjalan baik sehingga target pajak tahun 2026 bisa tercapai. Ia menegaskan, peningkatan PAD akan berdampak positif terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kota Palangka Raya.
"Ya, pajak pajak ini kan untuk program pembangunan Kota Palangka Raya," pungkasnya. (MARINI/H)









