PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Palangka Raya memperpanjang masa pendaftaran Lomba Bertutur tingkat SD/MI se-Kota Palangka Raya tahun 2026.

Langkah ini diambil guna memberikan kesempatan yang lebih luas bagi sekolah-sekolah yang belum sempat mengirimkan delegasi terbaiknya dalam ajang bergengsi tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispursip Kota Palangka Raya, Benhur Pangaribuan, menjelaskan bahwa perpanjangan ini dilakukan karena jumlah pendaftar saat ini belum memenuhi kuota maksimal yang telah ditargetkan panitia.

"Dari total kuota 50 peserta yang disediakan, saat ini masih kekurangan 7 peserta lagi untuk memenuhi slot kompetisi secara ideal," katanya, Senin, 18 Mei 2026.

Oleh karena itu, panitia memutuskan untuk mengundur batas akhir pendaftaran yang semula telah ditetapkan, menjadi resmi diperpanjang hingga Jumat, 22 Mei 2026.

Benhur berharap sisa waktu beberapa hari ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pihak sekolah maupun orang tua untuk mendaftarkan anak-anak mereka yang memiliki bakat di bidang seni bercerita.

Ajang tahunan ini tidak hanya menjadi wadah bagi siswa-siswi tingkat dasar untuk menyalurkan bakat, tetapi juga sebagai upaya strategis pemerintah daerah dalam menumbuhkembangkan kegemaran membaca sejak dini.

Melalui materi cerita yang bersumber dari kekayaan budaya lokal, para peserta diharapkan dapat lebih mengenal, mencintai, dan melestarikan sejarah serta tradisi daerah mereka sendiri.

Untuk menambah motivasi dan apresiasi bagi para pemenang, panitia telah menyiapkan total hadiah yang sangat menarik.

Selain piala tetap dan piagam penghargaan resmi dari pemerintah daerah, para juara juga akan membawa pulang uang pembinaan senilai jutaan rupiah.

Hadiah ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi para siswa untuk terus berprestasi dan mengasah kemampuan literasi mereka ke tingkat yang lebih tinggi. (HENDRI/H)