BORNEONEWS, Pulang Pisau - Sejumlah siswa kelas 6 SDN Desa Pandawei, Kabupaten Pulang Pisau tetap mengikuti Sumatif Akhir Semester meski harus belajar di ruang kelas dengan kondisi atap dan plafon yang rusak serta berlubang.
Kegiatan ujian berlangsung kondusif dan diikuti beberapa siswa dengan penuh semangat.
Namun kondisi ruang belajar yang mengalami kerusakan membuat suasana di dalam kelas terasa panas menyengat, terutama saat cuaca siang hari.
Meski demikian, para siswa tetap aktif menyelesaikan soal-soal ujian dan mengikuti proses pembelajaran sebagaimana mestinya.
Kondisi tersebut menggambarkan semangat belajar siswa di tengah keterbatasan sarana dan prasarana sekolah.
Salah satu guru SDN Pandawei, Lasmini berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi bangunan sekolah yang dinilai sudah memerlukan perbaikan.
la meminta Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau turun langsung meninjau kondisi sekolah guna melihat kelayakan sarana dan prasarana belajar siswa, terutama ruang kelas yang mengalami kerusakan pada bagian atap dan plafon.
"Kami berharap pemerintah kabupaten bisa memperhatikan kondisi sekolah ini dan meninjau langsung agar fasilitas belajar siswa bisa lebih layak dan nyaman," ujar Lasmini kepada BORNEONEWS, Senin 18 Mei 2026.
Dengan kondisi ruang belajar yang memprihatinkan tersebut, pihak sekolah berharap adanya perbaikan secepatnya agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih aman dan nyaman bagi para siswa maupun tenaga pendidik. (MARINI/H)









