SERUYAN –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan di kenal luas dengan potensi perikanan dan berbagai produk olahan khas berbahan dasar ikan.

Salah satunya adalah usaha abon ikan milik Mama Nurul yang kini semakin dikenal sebagai oleh-oleh khas dari Kuala Pembuang.

Berbekal bahan baku dari pembudidaya lokal, Mama Nurul berhasil mengolah ikan menjadi produk abon yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Ikan bandeng yang banyak dibudidayakan di wilayah pesisir Kuala Pembuang menjadi bahan utama yang diolah menjadi abon ikan.

Mama Nurul telah menekuni usaha pembuatan abon ikan selama lebih dari 13 tahun. Perjalanan usaha ini dimulai secara otodidak, kemudian berkembang setelah mengikuti  berbagai pelatihan.

“Awalnya  menggeluti usaha rumahan pengolahan abon ini secara otodidak, setelah itu mengikuti pelatihan dari Disperindagkop Seruyan untuk memantapkan usaha,” ujarnya, Senin, 18 Mei 2026.

Selain abon ikan bandeng, Mama Nurul juga memproduksi abon ikan haruan. Pemilihan bahan tersebut karena mudah didapat dari hasil perikanan lokal, sehingga mendukung keberlanjutan usaha.

Seiring berkembangnya usaha, produk abon Mama Nurul semakin dikenal luas. Produknya rutin dibawa mengikuti pameran di berbagai daerah.

Saat ini, abon ikan Mama Nurul juga tengah dipamerkan dalam ajang Kalteng Expo di Palangka Raya, sebagai bagian dari promosi produk unggulan daerah.

Untuk harga, abon ikan bandeng dijual Rp28 ribu per 100 gram, abon ikan haruan Rp33 ribu per 100 gram, dan abon ayam Rp38 ribu per 100 gram.

Tak hanya fokus pada abon ikan, Mama Nurul juga memproduksi keripik pisang dan keripik singkong yang berasal dari hasil pekebun lokal.

Ketekunan Mama Nurul  dengan usaha abon nya, menjadi bukti nyata bahwa potensi perikanan Kabupaten Seruyan mampu menciptakan peluang usaha dan peningkatan ekonomi keluarga. (FAHRUL/H)