BORNEONEWS, Palangka Raya – Beberapa ruas jalan di Kota Palangka Raya yang dicat biru oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Tengah mulai tampak pudar meski pekerjaan baru beberapa hari selesai dilaksanakan.
Kondisi ini ramai diperbincangkan masyarakat di media sosial dan menuai dari berbagai kritik. Warga menilai kualitas pengecatan jalan tidak maksimal karena warna cat terlihat cepat memudar, terutama setelah diguyur hujan.
Sejumlah unggahan foto dan video kondisi jalan pun viral dan memancing perhatian publik. Mereka menyebut kualitas cat yang dipakai tidak sesuai peruntukannya.
Menanggapi hal itu, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran menegaskan akan memanggil kepala dinas terkait guna mengevaluasi proyek tersebut. Ia mengaku ingin mengetahui secara langsung penyebab pekerjaan itu cepat mengalami kerusakan.
“Nanti kami akan panggil kepala dinasnya, akan kami tanyakan masalahnya kenapa,” tegas Agustiar, Senin 18 Mei 2026. Agustiar juga melontarkan peringatan keras kepada pihak terkait agar proyek pemerintah dikerjakan secara serius dan sesuai perencanaan.
Ia bahkan mengancam akan memutasi kepala dinas ke Papua apabila pekerjaan dilakukan asal-asalan tanpa memperhatikan kualitas.
Menurutnya, setiap proyek pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah harus memberikan hasil yang baik dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Karena itu, evaluasi terhadap kualitas pekerjaan akan dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. "Kalau bisa kami ingin memutasi kepala dinas ke Papua," tutupnya. (MARINI/R)









