TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Tim gabungan terus memperluas pencarian terhadap Rawita Sidum (73), warga RT 02 Desa Wuran, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, yang dilaporkan hilang sejak Jumat, 15 Mei 2026. Hingga Senin, 18 Mei 2026, korban masih belum ditemukan meski pencarian telah memasuki hari ketiga.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Damkar, Polres Barito Timur, TNI, Basarnas, Tagana, relawan, hingga masyarakat setempat. Tim menyisir kawasan permukiman warga, kebun, serta area hutan di sekitar Desa Wuran yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban.

Camat Karusen Janang, Bewini, mengatakan korban terakhir kali terlihat warga pada Jumat sore sekitar pukul 16.30 WIB. Ia menyebut kondisi kesehatan Rawita sebelum hilang memang sedang menurun.

“Beliau sedang kurang sehat dan mengeluhkan sakit di bagian dada,” ujar Bewini saat dikonfirmasi.

Menurutnya, keluarga mulai melakukan pencarian secara mandiri setelah menyadari korban tidak berada di rumah pada 15 Mei 2026. Warga kemudian turut membantu menyisir sejumlah lokasi yang biasa didatangi korban.

Sabtu, 16 Mei 2026, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polres Barito Timur. Sejak laporan diterima, pencarian diperluas dengan melibatkan personel gabungan dari Polres Barito Timur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, personel Batalyon 924/Uria Mapas, BPBD Damkar, Tagana, relawan, dan masyarakat.

“Sejak laporan diterima, pencarian dilakukan secara intensif setiap hari. Hari ini kami juga mendapat tambahan personel dari Basarnas untuk memperluas area pencarian,” kata Bewini.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui hilang saat anaknya, Sariani, datang mengantarkan ikan ke rumah sekitar pukul 17.00 WIB pada Jumat, 15 Mei 2026. Saat tiba di rumah, Sariani tidak menemukan ibunya berada di tempat.

Sariani kemudian menanyakan keberadaan korban kepada anggota keluarga lainnya dan mendapat informasi bahwa Rawita sudah dua hari tidak terlihat berkunjung seperti biasanya.

Mendengar hal itu, keluarga bersama warga langsung melakukan pencarian di sekitar desa, namun korban belum berhasil ditemukan hingga akhirnya kasus tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian.

Hingga berita ini diterbitkan, tim gabungan masih terus melakukan pencarian di sejumlah titik di Desa Wuran dan sekitarnya. Pemerintah Kecamatan Karusen Janang juga mengimbau masyarakat segera melapor kepada aparat apabila mengetahui informasi terkait keberadaan korban. (AGUSTINUS BOLE MALO)