BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya secara konsisten dan aktif berpartisipasi setiap tahunnya dalam berbagai ajang kompetisi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), salah satunya adalah Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Kegiatan ini menjadi agenda rutin yang sangat dinantikan sebagai wadah pengembangan potensi peserta didik di bidang olahraga.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Palangka Raya, Aswani, menjelaskan bahwa penyelenggaraan O2SN memiliki peran strategis dalam memfasilitasi sekaligus memotivasi para siswa yang memiliki bakat dan minat khusus di bidang keolahragaan.
Menurutnya, langkah ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan, sekaligus menjadi bukti kehadiran negara untuk mengasah dan menyalurkan potensi anak-anak sejak usia dini.
Kegiatan O2SN ini memfasilitasi serta memotivasi peserta didik yang mempunyai bakat dan minat di bidang olahraga dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di Kota Palangka Raya.
"Kegiatan ini merupakan salah satu cara bagaimana pemerintah hadir untuk mengasah dan menyalurkan bakat dan minat anak di bidang olahraga," ujar Aswani, Senin, 18 Mei 2026.
Untuk pelaksanaan tahun 2026, sasaran peserta adalah peserta didik jenjang SD/MI/Sederajat dan SMP/MTs/Sederajat. Masing-masing jenjang memiliki lima cabang olahraga yang dipertandingkan.
Pada jenjang SD/MI/Sederajat, cabang yang dilombakan meliputi Kids Atletik, Pencak Silat, Renang, Bulu Tangkis, dan Senam. Sementara untuk jenjang SMP/MTs/Sederajat, cabang yang dipertandingkan adalah Atletik, Pencak Silat, Renang, Bulu Tangkis, dan Panjat Tebing.
Secara rinci, jumlah peserta yang terdaftar untuk mengikuti ajang ini cukup besar dan antusias. Untuk jenjang SD/MI/Sederajat tercatat sebanyak 104 peserta didik, terdiri dari 55 putra dan 49 putri.
Sedangkan jenjang SMP/MTs/Sederajat diikuti oleh 83 peserta didik, yang terdiri dari 43 putra dan 40 putri. Jumlah ini menunjukkan tingginya minat pelajar Palangka Raya untuk berkompetisi di bidang olahraga.
Sepanjang sejarah pelaksanaannya, ajang O2SN telah melahirkan banyak atlet pelajar berprestasi, baik di tingkat kota, provinsi, maupun hingga tingkat nasional.
Aswani berharap, melalui O2SN tahun 2026 ini, Kota Palangka Raya kembali mampu mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing tinggi. Ia menilai momen ini sangat berharga bagi anak-anak untuk belajar berprestasi sekaligus menanamkan semangat kompetisi yang sehat.
"Banyak prestasi yang telah dicetak dalam ajang O2SN baik di tingkat Kota, tingkat Provinsi maupun Tingkat Nasional. Dan kami berharap O2SN 2026 tingkat Kota Palangka Raya ini kembali dapat mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dalam bidang olahraga yang dapat berprestasi hingga tingkat nasional. O2SN merupakan momentum yang tepat dan sangat berharga bagi anak-anak untuk dapat berprestasi dan berkompetisi secara sehat," tambahnya.
Ajang O2SN Tingkat Kota Palangka Raya 2026 secara resmi dibuka bersamaan dengan pelaksanaan Rapat Teknis atau Technical Meeting pada Senin, 18 Mei 2026.
Selanjutnya, rangkaian pertandingan dan kompetisi akan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 19 hingga 22 Mei 2026. (PATHUR)









