BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui optimalisasi program perlindungan sosial ketenagakerjaan. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, saat memimpin High Level Meeting II Upaya Pengentasan Kemiskinan melalui Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan yang digelar baru-baru ini di Hotel Mercure Pangkalan Bun.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pangkalan Bun, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Lamandau, Asisten Sekretariat Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, kepala OPD terkait, serta sejumlah undangan lainnya.
Bupati Rizky menegaskan bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi salah satu langkah strategis dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat pekerja, terutama dalam menghadapi berbagai risiko sosial dan ekonomi seperti kecelakaan kerja maupun risiko kematian yang dapat berdampak pada hilangnya sumber penghasilan keluarga.
Menurutnya, perlindungan sosial ketenagakerjaan tidak hanya memberikan rasa aman bagi pekerja, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka kemiskinan di Kabupaten Lamandau.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamandau bersama BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen memperkuat sinergi serta mengoptimalkan pelaksanaan program perlindungan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh. Langkah itu juga sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Bupati Rizky juga meminta seluruh perangkat daerah dan para pemangku kepentingan terus meningkatkan capaian pelaksanaan program perlindungan sosial ketenagakerjaan di daerah. Ia berharap berbagai prestasi yang telah diraih dapat menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat pekerja.
“Program perlindungan sosial ketenagakerjaan ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sehingga mampu mendukung peningkatan kesejahteraan dan mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lamandau,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama para peserta terkait langkah strategis serta percepatan perluasan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Lamandau. (NATALIA KRISTIN/j)









