PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui optimalisasi Gerai Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Koperasi Merah Putih (KMP) di sejumlah wilayah.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini mengatakan, keberadaan gerai TPID dan koperasi menjadi strategi penting dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah.

“Gerai TPID dan Koperasi Merah Putih menjadi bagian penting dalam menjaga kestabilan harga pangan agar tetap terjangkau masyarakat,” ujar Zaini, Senin, 18 Mei 2026.

Ia menjelaskan, sejumlah gerai yang terus dioptimalkan berada di Kelurahan Bukit Tunggal, kawasan Pasar Kahayan, Kelurahan Kalampangan, dan Kelurahan Tangkiling.

Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting di Command Center Kantor Wali Kota Palangka Raya.

Menurut Zaini, penguatan fungsi gerai TPID dan koperasi mampu memperpendek rantai distribusi barang sehingga harga komoditas menjadi lebih stabil. Selain itu, pola distribusi langsung dari produsen dinilai dapat menekan biaya logistik sekaligus membuka pasar yang lebih luas bagi petani lokal.

Ia menambahkan, penguatan produk lokal melalui gerai TPID dan koperasi juga penting untuk mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah. Langkah tersebut dinilai strategis bagi Kota Palangka Raya yang masih menghadapi tantangan distribusi pangan dan tingginya biaya logistik.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Samsul Rizal menyebutkan saat ini terdapat lima Gerai TPID dan 30 Koperasi Merah Putih yang telah terbentuk di wilayah setempat. Sebagian di antaranya sudah mulai beroperasi.

Zaini juga menekankan, Gerai TPID dan KMP dapat dimanfaatkan sebagai instrumen intervensi pasar ketika terjadi lonjakan harga bahan pokok. Melalui operasi pasar murah berbasis koperasi, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama menjelang hari besar keagamaan atau saat distribusi terganggu.

“Jika dikelola secara berkelanjutan, gerai TPID dan koperasi tidak hanya membantu mengendalikan inflasi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dan mendukung pertumbuhan UMKM lokal,” tutupnya.