BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menggelar Kalteng Expo 2026 sebagai upaya memperkuat promosi investasi daerah sekaligus mendukung pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta industri kecil menengah (IKM).
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pelaku usaha lokal agar semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Melalui Kalteng Expo ini, kami ingin memberikan ruang promosi bagi berbagai potensi dan produk unggulan Kalimantan Tengah agar semakin dikenal luas dan mampu menarik minat investor,” ujar Agustiar Sabran di Palangka Raya, Senin, 18 Mei 2026.
Menurutnya, penguatan promosi produk lokal dan sektor pariwisata diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Semua ini diarahkan untuk mewujudkan Kalteng berkah, maju dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden menjelaskan, Kalteng Expo 2026 memiliki sejumlah tujuan strategis, termasuk mempercepat pembangunan ekonomi daerah dan menarik minat investor dari dalam maupun luar negeri.
Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk dalam negeri.
Kalteng Expo 2026 diikuti sebanyak 127 peserta yang terdiri dari perangkat daerah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, instansi vertikal, BUMN, BUMD, perbankan, mitra kerja, hingga pelaku UMKM.
Panitia menyediakan 203 stan dan tenda untuk mendukung pelaksanaan expo yang digelar di halaman GOR Serbaguna Indoor Palangka Raya mulai 17 hingga 23 Mei 2026.
Selain pameran pembangunan dan promosi produk unggulan daerah, kegiatan itu juga menghadirkan pasar rakyat guna memberikan peluang usaha lebih luas bagi pedagang kecil.
Kalteng Expo 2026 dibuka untuk umum setiap hari mulai pukul 13.00 hingga 22.00 WIB.









