SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro menyampaikan Pesawat Airbus A320 dari maskapai Super Air Jet akan segera dilaunching penerbangannya di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). 

"Launching penerbangan rencananya akan dilaksanakan pada 12 Juni 2026. Kami akan melakukan penerbangan di Bandara H. Asan Sampit, " katanya, saat kunjungan ke Kotim, Selasa, 19 Mei 2026.

Ia menjelaskan harga tiket yang ditawarkan maskapai Super Air Jet untuk penerbangan Airbus A320 nanti  disesuaikan dengan kondisi biaya operasional yang saat ini semakin meningkat, terutama terkait mahalnya harga bahan bakar avtur dan fluktuasi nilai tukar dolar AS.

“Untuk harga tiket Airbus A320 saat launching awal bulan Juni nanti,kami tawarkan di kisaran Rp1,5 juta untuk sekali jalan. Secara penghitungan kami, harga tersebut sudah pas mengingat tantangan biaya operasional yang semakin tinggi,” ujarnya. 

Danang menjelaskan bahwa walaupun harga tiket tersebut terdengar cukup tinggi, hal ini merupakan refleksi dari realitas biaya operasional yang terus naik. Faktor-faktor seperti kenaikan harga avtur dan nilai tukar dolar memengaruhi besaran harga tiket yang harus dipatok demi menjaga keberlanjutan layanan penerbangan.

“Kami berharap agar masyarakat dapat memahami kondisi ini. Jadi ketika kami mengoperasikan penerbangan, tujuannya bukan hanya sekadar layanan transportasi, tetapi juga ingin memberikan dampak positif bagi perkembangan daerah,” tambahnya.

Menurutnya, kehadiran penerbangan ini diharapkan bisa mendorong investasi dan mempermudah mobilisasi warga dari dan menuju Kotawaringin Timur serta kabupaten sekitarnya. Tidak hanya untuk pengangkutan penumpang, maskapai juga menawarkan potensi layanan angkutan kargo yang kapasitasnya cukup besar guna menunjang distribusi barang lokal dan antarwilayah.

“Kami mengajak masyarakat dan pihak terkait untuk berdiskusi mengenai potensi pengiriman barang atau kargo dari dan ke Kotawaringin Timur, sehingga lalu lintas logistik menjadi lebih lancar,” tuturnya.

Mengenai permintaan pasar, ia menambahkan saat ini musim sepi akibat libur sekolah dan Lebaran, namun pihaknya optimis jelang akhir Mei hingga Juni 2026  akan terjadi peningkatan volume penumpang. Pihak maskapai juga terus berupaya mempopulerkan penerbangan dari dan menuju Sampit agar lebih dikenal luas masyarakat.

“Harapan kami, penerbangan ini dapat bermanfaat bagi para pebisnis, pelaku UMKM, sektor pariwisata, serta pelaku usaha hotel dan restoran di daerah ini,” pungkas Danang. (DEVIANA/H)