SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan maskapai Super Air Jet yang merupakan bagian dari Lion Air Group akan mulai melayani penerbangan rute Jakarta-Sampit PP.

Kehadiran maskapai baru itu diyakini mampu memperkuat konektivitas daerah sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi, investasi hingga pariwisata di Kotim.

"Adanya konektivitas penerbangan tentu akan mempermudah akses investor dan wisatawan datang ke Kotim sehingga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat," kata Wakil Bupati Kotim, Irawati, Selasa, 19 Mei 2026.

Kepastian beroperasinya Super Air Jet disampaikan dalam pertemuan antara Pemkab Kotim bersama manajemen maskapai dalam agenda sosialisasi dan promosi penerbangan baru di Rumah Jabatan Bupati Kotim.

Irawati menyebut, penerbangan perdana yang semula direncanakan pada awal Mei akhirnya dipastikan mulai beroperasi pada 12 Juni 2026 di Bandara H Asan Sampit. 

Menurutnya, kehadiran penerbangan langsung menuju Jakarta dengan pesawat Airbus A320 akan memudahkan mobilitas masyarakat Kotim yang selama ini masih banyak bergantung pada akses penerbangan melalui Palangka Raya maupun Pangkalan Bun.

Ia menilai, rute langsung dari Sampit akan membuat perjalanan masyarakat lebih efisien karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi darat menuju kota lain.

"Kalau harus berangkat lewat Palangka Raya atau Pangkalan Bun tentu ada biaya tambahan lagi untuk transportasi darat, beli bahan bakar dan lainnya. Dengan adanya penerbangan langsung dari Sampit tentu lebih efisien," ujarnya.

Saat ini, harga tiket penerbangan rute Sampit-Jakarta yang ditawarkan Super Air Jet masih berada di kisaran Rp1,5 juta. Ia mengakui harga tiket penerbangan tersebut tetap dipengaruhi sejumlah faktor biaya operasional seperti distribusi avtur, nilai tukar dolar hingga harga bahan bakar.

"Mudah-mudahan kebijakan dari kementerian tetap berjalan dan tidak berdampak pada kenaikan harga tiket," tambahnya.

Pemerintah daerah, lanjut Irawati, sangat mendukung penambahan maskapai yang beroperasi di Bandara H Asan Sampit karena dinilai akan memperkuat akses transportasi udara di wilayah Kotim.

"Kami sangat mendukung penambahan maskapai baru karena ini akan memperkuat akses transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)