NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Asisten Perekonomian, Pembangunan dan SDA Setda Lamandau, Meigo A. Basel, mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara virtual.

Rapat tersebut membahas langkah pengendalian inflasi daerah tahun 2026, dana alokasi khusus nonfisik pengawasan obat dan makanan, serta sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal.

Turut hadir dalam kegiatan itu Inspektur Kabupaten Lamandau, perwakilan Polres Lamandau, perwakilan BPS, serta sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait lainnya.

Rapat dipimpin Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dan diikuti pemerintah daerah se-Indonesia sebagai upaya memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Dalam arahannya, Tito Karnavian meminta pemerintah daerah aktif memantau harga kebutuhan pokok, menjaga distribusi barang, dan memperkuat koordinasi antarinstansi untuk mengendalikan inflasi di daerah.

Menanggapi hal tersebut, Meigo A. Basel menyampaikan Pemerintah Kabupaten Lamandau siap mendukung langkah pengendalian inflasi melalui koordinasi lintas sektor bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

“Kami akan terus memperkuat koordinasi dan pemantauan di lapangan agar stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Lamandau tetap terjaga,” ujarnya, seperti dikutip pada Selasa, 19 Mei 2026.

Selain itu, Meigo juga mengatakan pengendalian inflasi menjadi bagian penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan mendukung kestabilan ekonomi daerah.

Ia menambahkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan instansi terkait perlu terus ditingkatkan agar langkah pengendalian inflasi dapat berjalan optimal. (NATALIA KRISTIN/j)