JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief mengapresiasi kinerja Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berhasil merealisasikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 94,4 persen sepanjang 2025.

Menurut Hendry, capaian tersebut menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara Kementerian UMKM, perbankan penyalur, dan DPR RI dalam mendukung penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia.

“Pencapaian penyaluran dana KUR hingga 94,4 persen tentu patut diapresiasi. Ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Kementerian UMKM, bank penyalur, dan DPR RI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” ujar Hendry di Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.

Meski demikian, ia menilai masih ada sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian pemerintah, terutama terkait keluhan pelaku UMKM mengenai permintaan agunan oleh bank penyalur KUR.

Hendry mengungkapkan pihaknya masih menerima laporan adanya bank yang meminta jaminan untuk pinjaman KUR di bawah Rp100 juta, padahal program tersebut seharusnya lebih mudah diakses pelaku usaha kecil tanpa agunan tambahan.

“Sampai masa reses kemarin, kami masih menerima keluhan dari pengusaha UMKM yang diminta agunan untuk pinjaman KUR di bawah Rp100 juta,” katanya.

Ia meminta pengawasan terhadap bank penyalur diperketat agar tujuan utama program KUR dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Selain itu, Hendry juga mendorong DPR RI dilibatkan secara aktif dalam program Sapa UMKM guna memperkuat pengawasan dan efektivitas pelaksanaan program di daerah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan DPR RI penting untuk memastikan berbagai program pemberdayaan UMKM benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Hendry turut menyoroti pentingnya penguatan ekosistem kewirausahaan melalui pembangunan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM di daerah.

Ia menyebut pemerintah daerah Kabupaten Siak telah menyiapkan gedung untuk pembangunan PLUT UMKM dan berharap dukungan dari pemerintah pusat agar program tersebut segera terealisasi.

Hendry berharap penguatan ekosistem UMKM terus dipercepat agar sektor tersebut semakin tangguh menghadapi tantangan ekonomi global sekaligus menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah.

ANTARA