BORNEONEWS, Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan artefak hasil repatriasi antara Indonesia dan Kerajaan Belanda saat ini tengah memasuki proses pengemasan sebelum dikirim ke Tanah Air.
Fadli menyebut koleksi fosil milik Eugene Dubois diperkirakan membutuhkan empat hingga enam kontainer untuk pengiriman karena jumlahnya sangat besar.
“Koleksi Dubois sekarang ini dalam proses packing. Karena jumlahnya sangat banyak diperkirakan mencapai 4-6 kontainer dan akan dikirim dalam satu pengiriman,” ujar Fadli Zon di Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.
Ia menjelaskan seluruh biaya pengiriman ditanggung pemerintah Belanda dengan estimasi waktu perjalanan sekitar dua bulan.
Menurut Fadli, artefak tersebut diperkirakan tiba di Indonesia pada tahun depan dan pemerintah telah menyiapkan lokasi penyimpanan serta pameran di Museum Nasional dan Museum Samiran.
“Kita juga sudah siapkan tempat untuk koleksi itu di Museum Nasional maupun Museum Samiran sesuai konteksnya,” katanya.
Sebelumnya, pemerintah Indonesia menyebut sebanyak 28.131 fosil koleksi Eugene Dubois yang berada di Belanda akan dipulangkan ke Indonesia.
Fadli menjelaskan jumlah tersebut merupakan fosil yang telah berhasil diidentifikasi dari total sekitar 30 ribu koleksi fosil yang tersimpan di Belanda.
Fosil-fosil tersebut termasuk koleksi Homo erectus atau Java Man yang nantinya akan dipamerkan dengan konsep dan narasi baru di Museum Nasional Indonesia.
“Kita akan pamerkan di sini dengan cara penampilan dan narasi yang berbeda,” ujarnya.
Fadli juga mengapresiasi pemerintah Belanda yang dinilai serius dalam merawat koleksi fosil Dubois selama berada di Museum Naturalis Belanda.
Menurutnya, koleksi tersebut dipamerkan menggunakan teknologi modern seperti hologram sehingga tampil lebih menarik dan edukatif.
ANTARA









