KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Air pasang kembali menggenangi sejumlah kawasan permukiman di Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, dalam beberapa hari terakhir. Bagi sebagian warga, kondisi tersebut bukan lagi kejadian tak biasa, melainkan siklus tahunan yang terus berulang setiap debit Sungai Kapuas meningkat.

Dua kawasan yang kerap terdampak berada di Jalan Seth Adji Gang 5 dan Jalan KS Tubun. Kedua wilayah ini diketahui berada dekat bantaran Sungai Kapuas dan menjadi titik yang hampir rutin tergenang saat air pasang datang.

Warga Jalan Seth Adji Gang 5, Huda, mengatakan genangan air di lingkungannya telah menjadi persoalan yang selalu muncul setiap tahun. Menurut dia, halaman rumah warga hampir selalu lebih dulu dipenuhi air ketika debit sungai mulai naik.

“Memang langganan sekali setiap tahun banjirnya di sini,” kata Huda, Selasa, 19 Mei 2026.

Ia mengaku kondisi tersebut membuat warga sekitar sudah cukup terbiasa. Meski demikian, aktivitas sehari-hari tetap terganggu, terutama saat genangan meluas ke akses jalan lingkungan dan area rumah.

Situasi lebih berat dialami Asni, warga Jalan KS Tubun yang membuka warung di rumahnya. Rumah Asni berada tepat di bantaran Sungai Kapuas, membuat air pasang lebih mudah masuk hingga ke bagian dalam rumah.

Setiap kali air mulai naik, Asni harus sigap memindahkan barang dagangan ke tempat yang lebih aman agar tidak terkena genangan. Aktivitas itu menjadi rutinitas yang hampir selalu dilakukan saat air pasang datang.

Tak jarang, air masuk hingga ke lantai rumah dan memaksa dirinya menata ulang barang-barang di dalam warung.

Kondisi air pasang yang berulang ini kembali mengingatkan kerentanan sejumlah kawasan permukiman di Kuala Kapuas yang berada di dataran rendah dan dekat aliran Sungai Kapuas, terutama saat terjadi peningkatan debit air akibat pasang sungai maupun faktor cuaca. (SABRIANOOR/j)