PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui promosi produk unggulan daerah dalam ajang Kalteng Expo 2026 yang digelar di Kota Palangka Raya.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan keikutsertaan pemerintah daerah dalam expo tersebut menjadi langkah untuk memperluas pasar produk UMKM sekaligus menarik minat investor terhadap potensi ekonomi lokal.

“Melalui stan di Kalteng Expo, kami memanfaatkan pameran ini sebagai wadah memperkenalkan produk UMKM unggulan daerah agar semakin dikenal masyarakat dan memiliki pasar yang lebih luas,” katanya di Palangka Raya, Selasa, 19 Mei 2026.

Berbagai produk lokal ditampilkan dalam stan Pemkot Palangka Raya, mulai dari makanan olahan berbahan ikan dan tanaman lokal, kain batik khas daerah, kerajinan berbahan getah pohon dan rotan, hingga produk ekonomi kreatif lainnya.

Menurut Fairid, expo tersebut bukan sekadar ajang pameran, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi ratusan pelaku UMKM untuk bertemu langsung dengan konsumen, investor, dan jaringan pemasaran yang lebih luas.

Ia menilai promosi melalui kegiatan expo memberikan dampak besar terhadap peningkatan penjualan produk UMKM. Tingginya jumlah pengunjung membuat produk lokal semakin dikenal masyarakat dan membantu meningkatkan omzet pelaku usaha selama kegiatan berlangsung.

“Selain transaksi langsung selama expo, kegiatan ini juga membuka peluang kerja sama dan pesanan lanjutan setelah acara selesai,” ujarnya.

Fairid menambahkan, ajang pameran turut mendorong pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk maupun kemasan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Menurutnya, persaingan sehat antarproduk lokal dapat memacu inovasi sehingga produk UMKM memiliki nilai jual lebih tinggi dan mampu memperkuat ekonomi daerah berbasis potensi lokal.

“Melalui promosi yang berkelanjutan, UMKM diharapkan berkembang, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah,” katanya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden menyampaikan Kalteng Expo 2026 digelar untuk mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah sekaligus mempromosikan potensi unggulan Kalimantan Tengah kepada investor.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti 127 peserta yang terdiri atas perangkat daerah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, instansi vertikal, BUMN, BUMD, perbankan, hingga puluhan pelaku UMKM.

Panitia juga menyediakan 203 unit stan dan tenda untuk mendukung pelaksanaan expo yang berlangsung di kawasan GOR Serbaguna Indoor Palangka Raya mulai 17 hingga 23 Mei 2026.

Selain pameran pembangunan dan promosi produk unggulan, kegiatan itu juga menghadirkan pasar rakyat guna memberi ruang lebih luas bagi pedagang kecil memasarkan produk mereka.

ANTARA