PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Pemerintah Kecamatan Kahayan Hilir mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi air pasang dan cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada 17 hingga 23 Mei 2026.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah terkait potensi hujan lokal berdurasi singkat yang dapat disertai petir, kilat, angin kencang hingga angin puting beliung.

Camat Kahayan Hilir, Endra Setiawan meminta masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mengantisipasi dampak bencana yang dapat ditimbulkan akibat kondisi cuaca tersebut.

“Masyarakat diimbau agar tetap waspada terhadap potensi genangan air, banjir, tanah longsor maupun pohon tumbang akibat cuaca ekstrem,” ujar Endra. Rabu, 20 Mei 2026.

Ia juga mengingatkan warga yang tinggal di wilayah bantaran sungai maupun daerah rawan banjir agar memantau perkembangan cuaca dan kondisi debit air secara berkala.

Selain itu, masyarakat diminta mengamankan barang-barang berharga, memangkas ranting pohon yang berpotensi tumbang serta mengurangi aktivitas di luar rumah saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

Pemerintah Kecamatan Kahayan Hilir berharap masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan guna meminimalisasi risiko dan dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem selama sepekan ke depan. (RETHA/y)