PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS terus memperkuat komitmen keberlanjutan melalui berbagai program pengelolaan karbon, konservasi keanekaragaman hayati, hingga pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Direktur Sustainability PT SSMS Tbk, Henky Satrio Wibowo mengatakan, perseroan menjalankan sejumlah langkah strategis di sektor lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung keberlanjutan industri sawit.

“Di sektor lingkungan, perseroan menjalankan berbagai program pengelolaan karbon dan konservasi keanekaragaman hayati,” kata Henky pada Rabu, 20 Mei 2026.

Ia menjelaskan, program tersebut mencakup penghitungan emisi dari berbagai sektor, mulai dari penggunaan energi, operasional perkebunan, hingga sektor kehutanan dan pengelolaan lahan.

Menurutnya, langkah itu dilakukan untuk memastikan aktivitas perusahaan tetap sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan pengurangan dampak lingkungan.

Selain pengelolaan karbon, SSMS juga aktif menjalankan perlindungan habitat satwa liar, termasuk konservasi orangutan melalui kolaborasi dengan Borneo Orangutan Survival Foundation.

Kerja sama tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga ekosistem di sekitar area operasional.

“Perseroan aktif menjalankan program perlindungan habitat satwa liar, termasuk konservasi orangutan melalui kolaborasi dengan Borneo Orangutan Survival Foundation,” ujarnya lagi.

Tidak hanya itu, perusahaan juga terlibat dalam sejumlah program social forestry melalui pendampingan hutan kemasyarakatan dan hutan desa di sekitar konsesi perusahaan.

Henky menuturkan, program tersebut bertujuan memperkuat keseimbangan antara kegiatan usaha, pemberdayaan masyarakat, dan perlindungan lingkungan.

“Berbagai langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memastikan keberadaan industri sawit tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi masyarakat sekitar serta menjaga kelestarian biodiversitas di kawasan operasional,” tandasnya. (TESTI PRISCILLA/y)