BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD menggelar kegiatan koordinasi Penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahap I Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan strategis yang berlangsung di Ruang Rapat Pasuk Pambelum ini dihadiri langsung oleh para Pengguna Anggaran (PA) serta jajaran perwakilan perangkat daerah terkait di lingkungan pemerintah kota.

Kepala BKAD Kota Palangka Raya, Andri Permana, menyampaikan bahwa koordinasi ini sangat krusial untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam pelaksanaan penyaluran DAK Fisik tahun ini.

Melalui paparan yang disampaikan, forum tersebut secara mendalam membahas mekanisme penyaluran serta berbagai aspek teknis yang wajib diperhatikan oleh setiap perangkat daerah agar seluruh prosesnya berjalan tanpa hambatan.

"Kami menekankan kepada seluruh perangkat daerah untuk benar-benar memperhatikan ketentuan dan regulasi yang berlaku. Ketelitian dalam memenuhi persyaratan teknis menjadi kunci utama agar penyaluran anggaran DAK Fisik ini tidak mengalami kendala administratif di lapangan," katanya, Rabu, 20 Mei 2026.

Lebih lanjut, Andri menjelaskan bahwa pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk merumuskan langkah-langkah strategis demi mendorong kelancaran penyaluran Tahap I.

Upaya ini dilakukan guna memastikan bahwa penyerapan dana dapat berjalan tepat waktu, akurat secara regulasi, sekaligus mampu memberikan dukungan optimal terhadap percepatan pembangunan infrastruktur daerah yang telah direncanakan.

Melalui koordinasi yang intensif ini, BKAD berharap dapat membangun wadah penguatan sinergi yang solid antar-perangkat daerah.

Andri menilai, ego sektoral harus dikesampingkan dan komunikasi dua arah harus terus ditingkatkan demi mengawal seluruh tahapan penyaluran dana transfer dari pemerintah pusat ini.

"Pada akhirnya, target utama kita adalah memastikan pelaksanaan DAK Fisik Tahap I ini berjalan secara efektif, tertib, dan akuntabel. Transparansi dan pengelolaan yang bertanggung jawab akan menjadi cerminan komitmen kita dalam memberikan pelayanan publik yang terbaik bagi masyarakat," pungkasnya. (HENDRI/H)