BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan mencatat perkembangan positif sektor pertanian hingga akhir April 2026.
Data terbaru menunjukkan luas tanam padi mencapai 2.350,8 hektar, dengan realisasi panen 379,35 hektar dan total produksi 1.281,31 ton.
Kepala DKPP Seruyan, Sri Susanti, menjelaskan bahwa Kecamatan Seruyan Hilir menjadi salah satu wilayah penyumbang produksi terbesar. Di kecamatan tersebut, luas panen mencapai 181,10 hektar dengan produksi 724,40 ton.
“Dua kecamatan yakni Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur memang memiliki potensi besar untuk pengembangan padi sawah. Hingga saat ini telah terbentuk 15 Brigade Pangan,” ujarnya, Rabu, 20 Mei 2026.
Dari total Brigade Pangan tersebut, sebanyak 9 Brigade Pangan berada di Kecamatan Seruyan Hilir dan 6 Brigade Pangan di Seruyan Hilir Timur.
Kehadiran Brigade Pangan dinilai berperan penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sri Susanti menambahkan, panen raya yang dilaksanakan saat ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional Cetak Sawah Rakyat. Program ini terus didorong untuk memperluas lahan pertanian produktif di Kabupaten Seruyan.
Adapun realisasi program cetak sawah rakyat meliputi lahan seluas 20 hektar di Desa Persil Raya serta sekitar 10 hektar di Kelurahan Kuala Pembuang II.
Dengan hasil panen yang cukup menggembirakan, Pemerintah Kabupaten Seruyan optimistis produksi padi akan terus meningkat dan diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus kesejahteraan petani, (FAHRUL/H)









