PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat.

Salah satunya melalui kegiatan pelatihan penanggulangan bencana, bagi warga Desa Keraya yang dilaksanakan sebagai langkah memperkuat kapasitas masyarakat, dalam menghadapi situasi darurat.

Kegiatan tersebut diikuti perangkat desa, relawan, tokoh masyarakat hingga warga setempat. Pelatihan berlangsung antusias dengan berbagai materi yang diberikan, mulai dari pengenalan potensi bencana di lingkungan desa, langkah evakuasi mandiri, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), hingga simulasi penanganan keadaan darurat.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kotawaringin Barat mewakili Kepala Pelaksana BPBD menyampaikan bahwa masyarakat memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana.

Menurutnya, peningkatan kapasitas masyarakat menjadi langkah strategis dalam menciptakan desa tangguh bencana, terutama di wilayah yang memiliki potensi ancaman bencana alam maupun nonalam.

“Melalui pelatihan ini diharapkan masyarakat Desa Keraya mampu memahami risiko bencana di lingkungannya serta memiliki kemampuan dasar dalam melakukan tindakan cepat dan tepat saat terjadi keadaan darurat,” ujarnya, Rabu, 20 Mei 2026.

Ia menambahkan, kesiapan masyarakat menjadi faktor penting dalam meminimalisir dampak bencana. Pengetahuan dasar mengenai mitigasi dan penanganan awal dinilai dapat membantu warga mengambil keputusan dengan cepat ketika menghadapi situasi darurat.

Selain pemberian materi teori, peserta juga mengikuti praktik simulasi kebencanaan secara langsung. Dalam simulasi tersebut, warga diajarkan prosedur penyelamatan diri, koordinasi evakuasi, hingga langkah awal penanganan korban.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta tampak aktif mengikuti arahan instruktur dan mencoba langsung penggunaan peralatan penanggulangan bencana yang disiapkan BPBD.

Pemerintah Desa Keraya menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap pelatihan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar kesiapsiagaan masyarakat terus meningkat.

Menurut pemerintah desa, edukasi kebencanaan sangat penting mengingat masyarakat perlu memiliki pemahaman dan keterampilan dasar dalam menghadapi kondisi darurat yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen BPBD Kotawaringin Barat dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat melalui edukasi, pelatihan, dan penguatan kapasitas warga di tingkat desa.

Dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan masyarakat Desa Keraya menjadi lebih siap, sigap, dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana, sehingga risiko dan dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir. (DANANG)