PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Lesa mendorong pengembangan kain benang bintik sebagai salah satu identitas budaya khas Kalimantan Tengah yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Menurutnya, penguatan sektor tersebut perlu dilakukan melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM) hingga ketersediaan bahan baku.

Debora mengatakan, kain benang bintik tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga berpotensi menjadi produk unggulan daerah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal, khususnya para perajin dan pelaku UMKM.

“Pengembangan benang bintik harus didukung secara serius, mulai dari peningkatan kualitas SDM para pengrajin hingga ketersediaan bahan baku agar produksinya tetap berkelanjutan,” kata Debora, Rabu 20 Mei 2026.

Ia menilai penggunaan kain benang bintik perlu terus diperluas dalam berbagai kegiatan resmi maupun kebutuhan masyarakat sehari-hari. Salah satunya melalui penggunaan sebagai seragam instansi pemerintah, busana pernikahan, hingga karya fesyen dari para desainer lokal.

“Kalau penggunaan benang bintik semakin luas, tentu akan berdampak positif terhadap permintaan pasar dan kesejahteraan para pengrajin lokal,” ujarnya.

Debora berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan industri kreatif berbasis budaya lokal tersebut, termasuk melalui pelatihan, promosi, dan dukungan pemasaran agar kain benang bintik semakin dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional. (MARINI/R)