BORNEONEWS, Palangka Raya – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang memakan korban jiwa terjadi di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 23,5, tepatnya di depan Gereja Bahtera, Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya.
Peristiwa nahas ini berlangsung pada Rabu, 20 Maret 2026 sekitar pukul 13.15 WIB, melibatkan antara sepeda motor Suzuki Skydrive dan sebuah dump truk Mitsubishi Colt Diesel.
Akibat insiden tersebut, pengendara sepeda motor bernama Yayuk Suyanti meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, penumpang yang diboncengnya, Zaskia Raya Oktavia, mengalami luka-luka dan saat ini sedang menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Pambelum Palangka Raya.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polresta Palangka Raya, Ipda Amat, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat dump truk Mitsubishi Colt Diesel berwarna kuning dengan nomor polisi DA 8786 DC melaju dari arah Tangkiling menuju Bundaran Besar Palangka Raya.
“Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang sepeda motor Suzuki Skydrive yang diduga perlahan masuk ke jalur lawan,” ujar Ipda Amat.
Sepeda motor tersebut dikendarai oleh Yayuk Suyanti dengan membonceng Zaskia Raya Oktavia.
Berdasarkan hasil investigasi awal yang dilakukan di lokasi, pihak kepolisian menduga pengendara mengalami kondisi micro sleep atau tertidur sesaat saat berada di atas kendaraan, sehingga sepeda motor kehilangan kendali dan bergerak masuk ke jalur berlawanan.
“Kami menduga pengendara mengalami kondisi micro sleep sehingga sepeda motor masuk ke jalur berlawanan,” tegasnya.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat saat itu, pengemudi dump truk bernama Kukuh Prasetyo diketahui tidak sempat melakukan pengereman atau bermanuver untuk menghindar.
Benturan pun tak terelakkan, di mana sepeda motor menyerempet bagian samping kanan truk sebelum akhirnya menghantam bak kendaraan dan pengendaranya terpental jatuh ke badan jalan.
“Karena jaraknya sudah dekat, pengemudi truk tidak dapat menghindar sehingga terjadi benturan antara kedua kendaraan,” jelas Amat menambahkan.
Dampak dari kecelakaan itu, pengemudi truk dilaporkan selamat dan tidak mengalami cedera sedikit pun. Sementara pengendara sepeda motor menderita luka sangat serius dan nyawanya tidak tertolong saat proses evakuasi menuju rumah sakit.
Menanggapi kejadian ini, Ipda Amat mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama saat menempuh perjalanan jauh atau dalam kondisi fisik sedang lelah. Ia menegaskan bahwa kondisi micro sleep sering kali menjadi penyebab utama kecelakaan fatal yang terjadi di jalan raya.
“Kami mengimbau pengendara agar tidak memaksakan diri berkendara saat mengantuk atau kelelahan karena sangat berbahaya dan dapat memicu kecelakaan fatal,” pungkas Ipda Amat. (PATHUR/j)









