BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Satuan Binmas Polres Seruyan kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan generasi muda melalui kegiatan Seruyan Masuk Sekolah untuk Pelajar (SERMA SEKAR) yang digelar di SMKN 1 Kuala Pembuang, Rabu, 20 Mei 2026.
Kegiatan edukatif ini dipimpin Kasat Binmas Polres Seruyan AKP Eko Muji Hartono, didampingi Ps. Kanit Bintibsos Sat Binmas Aipda Natalia Lidia M. serta Banit Bhabinkamtibmas Bripda Riyan F.J
Kasat Binmas AKP Eko Muji Hartono menyampaikan materi tentang Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang menjadi isu penting di Kalimantan Tengah. Para siswa diberikan pemahaman mengenai bahaya, dampak, serta langkah pencegahan Karhutla.
Ia menegaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak serius terhadap kesehatan masyarakat serta aktivitas ekonomi dan pendidikan.
“Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat. Mari kita jaga lingkungan bersama dengan tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” ujarnya.
Melalui materi ini, diharapkan pelajar dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dalam upaya pencegahan Karhutla.
Selain edukasi lingkungan, Aipda Natalia Lidia M. memberikan materi tentang kenakalan remaja yang kerap terjadi di kalangan pelajar.
Beberapa isu yang disampaikan antara lain bullying, bolos sekolah, merokok, pergaulan bebas, balapan liar, hingga penyalahgunaan narkoba.
Tak hanya itu, para siswa juga diingatkan agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak terjerumus dalam konten negatif maupun pelanggaran hukum.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Jauhi narkoba, hindari pergaulan bebas, dan gunakan media sosial dengan bijak. Jangan sampai masa depan kalian rusak hanya karena kesalahan di usia muda,” pesan Aipda Natalia Lidia M.
Program ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai upaya Polres Seruyan dalam membangun generasi muda yang sadar hukum, peduli lingkungan, serta berkarakter positif. (FAHRUL/j)









