BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dan keterampilan masyarakat melalui pengembangan pendidikan nonformal.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan lembaga kursus dan pelatihan memiliki peran strategis dalam mencetak SDM yang unggul, terampil, dan siap menghadapi persaingan dunia kerja.
“Lembaga kursus dan pelatihan memiliki peran strategis dalam mencetak SDM unggul, terampil, dan siap menghadapi persaingan dunia kerja yang terus berkembang,” katanya, Rabu, 20 Mei 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan terkait pelantikan pengurus DPD Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (FPLKP) Kalimantan Tengah periode 2026–2031.
Menurut Fairid, pendidikan nonformal menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kompetensi masyarakat, terutama di bidang keterampilan kerja dan kewirausahaan.
Ia menilai lembaga kursus dan pelatihan memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas SDM melalui penguatan kemampuan kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Selain memiliki pola pembelajaran yang lebih fleksibel, pendidikan nonformal juga dinilai mampu menjangkau berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum yang ingin meningkatkan keterampilan maupun membuka usaha mandiri.
Tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, pendidikan nonformal juga dinilai berperan dalam membentuk karakter masyarakat agar lebih disiplin, kreatif, mandiri, dan percaya diri dalam menghadapi tantangan dunia kerja.
“Keberadaan lembaga pendidikan nonformal juga memberikan dampak positif terhadap pembangunan ekonomi daerah. Pelatihan berbasis kompetensi dinilai mampu membuka peluang kerja baru, mengurangi pengangguran, serta mendorong tumbuhnya pelaku usaha mandiri di tengah masyarakat,” ujarnya.
Fairid juga mengapresiasi kepengurusan baru FPLKP Kalteng dan berharap organisasi tersebut mampu menghadirkan program inovatif yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan lembaga pelatihan perlu terus diperkuat agar mampu menjawab kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.









