PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pendamping pekebun swadaya PT Sawit Sumber mas Sarana Tbk atau SSMS, Fandi Febriansyah menilai penghargaan dalam Lomba Foto Pekebun Swadaya RSPO menjadi bukti bahwa cerita dari kebun rakyat memiliki pesan kuat untuk disampaikan kepada publik.

Menurut Fandi, nilai penting dalam pengelolaan lingkungan justru sering lahir dari aktivitas sederhana yang dilakukan masyarakat pekebun dalam kehidupan sehari-hari.

“Kadang cerita paling bermakna justru lahir dari hal-hal sederhana yang terjadi di kebun setiap hari. Melalui foto ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai dari keluarga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” kata Fandi dalam rilisnya pada Kamis, 21 Mei 2026.

Ia mengatakan, kebun sawit rakyat tidak hanya menjadi tempat bekerja, tetapi juga ruang belajar bagi anak-anak untuk memahami pentingnya menjaga alam sejak dini.

Melalui foto yang menampilkan ayah dan anak menanam pohon di area kebun sawit, lanjutnya, terdapat pesan tentang hubungan antara keluarga, lingkungan dan keberlanjutan.

Fandi berharap semakin banyak pekebun swadaya yang berani membagikan cerita serta praktik baik dari kebun mereka kepada masyarakat luas.

Menurut dia, langkah itu penting agar publik dapat melihat bahwa pengelolaan sawit juga berjalan berdampingan dengan upaya menjaga lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat desa.

“Bagi para pekebun, kebun bukan sekadar tempat mencari nafkah, melainkan ruang untuk mewariskan nilai tentang menjaga alam kepada generasi berikutnya,” tuturnya. (TESTI PRISCILLA/y)