PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Palangka Raya kembali melakukan patroli dan penindakan tegas terhadap aksi balap liar serta berbagai pelanggaran lalu lintas yang dinilai meresahkan masyarakat.

Operasi penertiban ini dilaksanakan pada Rabu malam, 20 Mei 2026, dan menyasar sejumlah titik rawan yang kerap dijadikan lokasi kegiatan tersebut, antara lain Jalan Adonis Samad, kawasan Bandara Tjilik Riwut, Jalan Soekarno, Jalan Yos Sudarso, hingga kawasan Bundaran Burung.

Kegiatan penindakan dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hermanto bersama jajaran personel Satlantas.

Langkah ini diambil sebagai upaya mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mencegah aksi balapan liar, serta menekan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi pada malam hari.

Di samping melakukan pengawalan di lokasi, petugas juga secara selektif melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang diduga kuat terlibat dalam aksi balapan liar maupun yang dimodifikasi secara tidak wajar.

"Berdasarkan hasil operasi yang berlangsung, petugas berhasil mengamankan sebanyak 14 unit kendaraan dari tangan pengendara yang kedapatan melanggar," ungkap Kompol Hermanto, Kamis, 21 Mei 2026.

Seluruh kendaraan tersebut selanjutnya dibawa ke Pos Pengamanan Bundaran Besar guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut dan penindakan sesuai dengan ketentuan hukum serta peraturan lalu lintas yang berlaku.

Pria dengan pangkat satu melati dipundaknya ini menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan intensitas patroli dan penindakan di lokasi-lokasi rawan. Hal ini dilakukan demi memutus mata rantai aktivitas balap liar yang dinilai sangat membahayakan keselamatan diri pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

“Balapan liar bukan hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Karena itu kami akan terus melakukan patroli dan penindakan secara rutin di titik-titik rawan,” tegas Kompol Hermanto. (PATHUR/H)