PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Sigit Widodo, menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada Pemerintah Kota Palangka Raya atas inisiatif yang diambil dalam menjamin keamanan dan kelayakan pangan bagi masyarakat.

Hal ini disampaikannya terkait operasionalisasi Pos Pantau Keamanan Pangan Pasar yang kini telah berfungsi aktif di kawasan Pasar Kahayan, salah satu pusat perdagangan terbesar dan paling ramai di kota ini.

Menurut Sigit, keberadaan pos pantau ini merupakan langkah strategis dan sangat tepat sasaran. Mengingat Pasar Kahayan menjadi tujuan utama warga untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, maka jaminan keamanan, kebersihan, dan kualitas barang dagangan yang dijual di sana menjadi hal yang mutlak harus dipenuhi.

Kehadiran pos pantau ini dinilai sebagai bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan dan keselamatan konsumen.

Ia menjelaskan, fungsi utama dari pos pantau ini sangat vital sebagai pusat pengawasan dan pembinaan.

"Melalui keberadaan pos ini, pihak terkait dapat secara rutin memeriksa kualitas bahan pangan, memantau kandungan zat berbahaya atau residu kimia, serta memastikan standar higiene dan sanitasi di lingkungan pasar senantiasa terjaga dengan baik, sehingga produk yang sampai ke tangan pembeli benar-benar aman dikonsumsi," katanya, Kamis, 21 Mei 2026.

Lebih jauh, Sigit menilai langkah ini juga berdampak positif bagi para pedagang. Dengan adanya pembinaan dan standar kualitas yang jelas, para pelaku usaha di Pasar Kahayan terdorong untuk meningkatkan kualitas dagangan dan kebersihan tempat usaha.

Hal ini secara tidak langsung akan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional, sehingga roda perekonomian di lingkungan pasar pun semakin berputar sehat.

Politisi ini juga berharap agar keberadaan pos pantau tersebut tidak hanya sekadar seremonial atau berjalan di awal saja, melainkan dapat beroperasi secara konsisten, berkelanjutan, dan memiliki mekanisme kerja yang efektif.

Dukungan sarana prasarana serta kompetensi petugas yang memadai harus terus dijaga agar tujuan dibentuknya pos ini dapat tercapai sepenuhnya dan memberikan manfaat maksimal.

“Kehadiran pos pantau ini sangat bermanfaat dan harus terus dipertahankan. Kami berharap sistem pengawasan ini menjadi model yang baik dalam menjamin keamanan pangan di Palangka Raya, sehingga masyarakat semakin tenang, aman, dan nyaman saat berbelanja kebutuhan pokok di Pasar Kahayan,” tegas Sigit Widodo. (PATHUR/H)