PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah (BI Kalteng), kembali menggelar event tahunan Pesona Tambun Bungai 2026 yang akan berlangsung pada 29–31 Mei 2026 di Auditorium Duta Mall Palangkaraya.

Kegiatan ini menjadi event keempat sejak pertama kali dilaksanakan pada 2022 sebagai bagian dari upaya pengembangan UMKM sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun Kalteng.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalteng, Yuliansah Andrias mengatakan Pesona Tambun Bungai menjadi wadah untuk mendekatkan pelaku UMKM kepada pasar dan masyarakat luas. 

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi daerah berbasis sektor usaha mikro, kecil dan menengah.

“Pesona Tambun Bungai merupakan event keempat dari tahun 2022 hingga 2026. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendekatkan UMKM kepada pasar dan masyarakat sekaligus memeriahkan HUT Kalimantan Tengah,” kata Yuliansah saat Bincang Media bersama mitra pers di Executive Lounge BI Kalteng, Kamis 21 Mei 2026.

Ia menjelaskan, Bank Indonesia memiliki strategi menjaga stabilitas rupiah dan sistem keuangan melalui penguatan sektor riil, termasuk pemberdayaan UMKM.

Menurutnya, UMKM memiliki peran besar sebagai penggerak ekonomi daerah maupun nasional, bahkan mampu mendorong ekspor produk lokal ke pasar internasional.

“UMKM menjadi sumber penggerak ekonomi. Ketika UMKM mampu ekspor, devisa akan masuk dan itu mendukung stabilitas sistem keuangan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Pesona Tambun Bungai 2026 mengusung tiga konsep utama yakni exhibition, education, dan empowerment. 

Melalui konsep tersebut, BI Kalteng ingin menghadirkan pameran produk unggulan UMKM, edukasi ekonomi dan keuangan, serta pemberdayaan pelaku usaha agar semakin naik kelas dan berdaya saing.

Kegiatan Pesona Tambun Bungai 2026 nantinya akan menghadirkan berbagai rangkaian acara, mulai dari pameran UMKM, promosi produk lokal, hingga edukasi transaksi digital dan ekonomi syariah. 

BI Kalteng berharap kegiatan ini mampu memperluas akses pasar pelaku UMKM serta memperkuat pertumbuhan ekonomi Kalteng secara berkelanjutan. (MARINI/R)