BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) terus menggencarkan edukasi pengelolaan sampah melalui kampanye Gerakan Pilah Sampah dari Rumah yang digelar di taman kota Kuala Kurun.
Kegiatan tersebut dilaksanakan Dinas Kesehatan Gunung Mas bersama Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perhubungan (DLHKP) serta Karang Taruna Gunung Mas.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Gunung Mas, Heriyanto mengatakan persoalan sampah harus menjadi perhatian bersama karena berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.
“Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menjadi sumber berbagai penyakit akibat pencemaran lingkungan, penyebaran virus dan bakteri, hingga menjadi sarang hewan pembawa penyakit,” ujarnya, Kamis, 21 Mei 2026.
Ia menjelaskan kampanye tersebut diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari senam bersama, edukasi pengelolaan sampah rumah tangga, hingga sosialisasi pemilahan sampah sejak dari sumber atau rumah tangga.
Kegiatan itu melibatkan masyarakat umum dan kalangan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TK, SD, SMP, SMA sederajat, hingga siswa Sekolah Rakyat Gunung Mas.
Menurut Heriyanto, kampanye ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mulai memilah dan mengelola sampah dari rumah masing-masing.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih bersih sekaligus mendukung peningkatan derajat kesehatan warga di Kabupaten Gunung Mas.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Gunung Mas, Isnaini mengatakan kegiatan tersebut juga diramaikan puluhan pelaku UMKM lokal yang menjajakan berbagai produk kepada pengunjung.
“Tercatat ada 20 pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi, terdiri dari 16 UMKM masyarakat umum dan empat kelompok usaha pelajar,” katanya.
Selain itu, Karang Taruna Gunung Mas turut menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Dalam pasar murah tersebut, gula pasir dijual seharga Rp15 ribu per kilogram, sementara sejumlah kebutuhan rumah tangga lainnya dipasarkan dengan harga Rp10 ribu.
Kegiatan kampanye semakin meriah dengan adanya undian berhadiah bagi peserta, termasuk hadiah utama berupa satu unit motor listrik dan berbagai hadiah menarik lainnya.









