PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Tim Pendataan Perkebunan Sawit Rakyat Tahun 2026 difokuskan untuk meningkatkan kemampuan petugas dalam melakukan pendataan, verifikasi, dan validasi data berbasis teknologi digital dan geospasial.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari mulai 20 hingga 22 Mei 2026 tersebut diikuti 25 peserta dari kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah serta Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah Acmad Sugianor mengatakan penguatan pendataan menjadi langkah penting dalam mendukung pembangunan sektor perkebunan yang berkelanjutan.

“Bimbingan teknis ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan petugas pendataan agar memiliki pemahaman teknis yang lebih baik dalam pelaksanaan pendataan perkebunan sawit rakyat,” ungkap Acmad seperti dikutip Borneonews pada Kamis, 21 Mei 2026.

Dia berharap melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu melaksanakan proses pendataan, verifikasi, dan validasi data secara profesional, akurat, serta sesuai standar, sehingga menghasilkan data perkebunan sawit rakyat yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Materi bimtek mencakup penggunaan perangkat pemetaan digital, pengumpulan data berbasis geospasial, serta proses verifikasi dan validasi data sesuai standar yang telah ditetapkan.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan keterampilan teknis dalam pengumpulan data, penggunaan aplikasi digital, pemetaan spasial, serta pemanfaatan teknologi geo-referensi dan citra satelit guna mendukung tata kelola perkebunan sawit rakyat yang modern dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah. (HERMAWAN DP/R)