BORNEONEWS, Teheran - Iran mengklaim memiliki persenjataan canggih yang belum pernah digunakan dalam konflik melawan Amerika Serikat maupun Israel dan siap dikerahkan apabila terjadi serangan baru terhadap negara tersebut.
Pernyataan itu disampaikan seorang sumber militer Iran kepada media Rusia RIA Novosti di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah.
Menurut sumber tersebut, Iran telah mengembangkan sejumlah sistem persenjataan baru di dalam negeri yang hingga kini belum diuji di medan perang.
“Kami telah memproduksi senjata canggih di dalam negeri yang belum digunakan di medan perang dan belum diuji coba,” ujar sumber tersebut.
Ia menegaskan Iran memiliki kemampuan pertahanan yang dinilai cukup untuk menghadapi kemungkinan serangan lanjutan dari Amerika Serikat.
“Dalam hal peralatan dan kemampuan pertahanan, kami tidak kekurangan apa pun untuk membela negara kami. Kali ini kami tidak berniat menahan diri,” katanya.
Sebelumnya, media Amerika Serikat CNN melaporkan Pentagon telah menyiapkan daftar target serangan di Iran apabila Presiden AS Donald Trump memutuskan melanjutkan operasi militer terhadap Teheran.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak konflik antara Iran, Amerika Serikat dan Israel memanas dalam beberapa bulan terakhir.
Situasi tersebut turut memicu kekhawatiran global terhadap stabilitas keamanan Timur Tengah serta jalur distribusi energi dunia, khususnya di kawasan Selat Hormuz.
ANTARA









