BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau mengikuti rapat kesiapan keikutsertaan kabupaten/kota dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 secara virtual.
Rapat tersebut diikuti oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Lamandau, Joni Elen, bersama Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Lamandau, perwakilan Kementerian Agama, serta pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lamandau.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Zoom Meeting belum lama itu dipimpin Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, dr. Linae Victoria Aden, dan diikuti sekretaris daerah serta pengurus KORPRI kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.
Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai kesiapan daerah dalam menghadapi MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang rencananya akan digelar di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya.
Selain menjadi ajang koordinasi, rapat juga membahas persiapan kafilah, teknis pelaksanaan kegiatan, hingga dukungan masing-masing daerah demi menyukseskan pelaksanaan MTQ KORPRI tingkat provinsi.
“Kami berharap seluruh kabupaten/kota dapat berpartisipasi aktif mengikuti MTQ VIII KORPRI. Untuk itu, masing-masing daerah agar mempersiapkan kafilah terbaiknya sehingga nantinya dapat berkompetisi secara sehat dan penuh semangat, mengingat banyaknya cabang lomba yang akan dipertandingkan,” ujar dr. Linae Victoria Aden saat membuka rapat.
Sementara itu, Plh Sekda Kabupaten Lamandau Joni Elen menegaskan kesiapan Kabupaten Lamandau untuk ambil bagian dalam ajang tersebut.
“Kabupaten Lamandau siap mengikuti MTQ VIII KORPRI Tahun 2026 dengan mengirimkan sebanyak 33 orang kafilah, terdiri dari 25 peserta yang akan mengikuti 11 cabang lomba,” jelasnya dalam rilis diterima pada Kamis, 21 Mei 2026.
Keikutsertaan Kabupaten Lamandau dalam MTQ VIII KORPRI diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi serta meningkatkan semangat pembinaan keagamaan di lingkungan ASN. (NATALIA KRISTIN/j)









