BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kebakaran melanda Pondok Pesantren Al-Huda di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 02.30 WIB. Api menghanguskan bangunan kantor yayasan sekaligus kantor MA Al-Huda.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kobar Dwi Agus Suhartono mengatakan, kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.15 WIB setelah petugas bersama warga melakukan upaya pemadaman.
“Pada peristiwa kebakaran di Ponpes Al-Huda Kecamatan Kotawaringin Lama, api menghanguskan 1 unit gedung kantor yayasan dan kantor MA Al-Huda,” jelas Dwi Agus Suhartono.
Dwi Agus Suhartono menjelaskan, bangunan yang terbakar merupakan bangunan kayu berukuran sekitar 6x8 meter persegi. Selain bangunan, sejumlah dokumen penting dan peralatan elektronik turut hangus terbakar.
“Barang-barang yang terbakar di antaranya dua unit komputer PC, satu unit laptop, satu buah brankas, akta pendirian Yayasan Al-Huda, alat tulis kantor, ijazah kelas IX dan kelas XII, sertifikat pendirian yayasan, hingga rekening yayasan,” jelas Dwi Agus Suhartono.
Menurut informasi sementara yang diterima pihaknya dari Kepala SMP IT Al-Huda, Nia Mustaan, sumber api diduga berasal dari korsleting arus listrik.
“Dugaan sementara kebakaran berasal dari konsleting listrik. Namun untuk penyebab pastinya masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Dwi Agus Suhartono.
Dalam proses pemadaman, petugas mengerahkan satu unit armada damkar kecamatan, dua unit mobil Damkar Kobar nomor 012 dan 013, serta satu unit mobil tangki bantuan dari perusahaan BGA.
“Pemadaman juga dibantu gotong royong para santri dan warga sekitar sehingga api berhasil dikendalikan,” tutur Dwi Agus Suhartono.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan sekitar Rp200 juta. Selain itu terdapat uang tunai sekitar Rp40 juta yang ikut terbakar.
“Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/Y)









