BORNEONEWS, Jakarta - Kementerian Kebudayaan melakukan penjajakan peluang kolaborasi pelestarian warisan budaya dan museum budaya Palestina dengan akademisi dari Palestina.
“Substansi merupakan hal penting, mungkin pameran, narasi/storytelling, bagaimana Indonesia mendukung tentara Palestina, bagaimana pemerintah hingga parlemen mendukung,” ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis.
Hal itu Fadli sampaikan saat melakukan pertemuan dengan akademisi asal Palestina yakni Shofwan Al Banna Choiruzzad bersama Dr. Thoriq, dan Dr. Saleh di Jakarta, Kamis.
Shofwan Al Banna Choiruzzad menyampaikan apresiasi atas penerimaan yang diberikan Kementerian Kebudayaan.
Selanjutnya, Dr. Thoriq, yang berdomisili di Ramallah, menjelaskan bahwa yayasan yang mereka kelola memiliki tiga misi utama, yaitu perlindungan dan preservasi artefak serta warisan budaya Palestina, pemberdayaan masyarakat lokal, dan penguatan edukasi agar masyarakat memiliki ketahanan dalam memperjuangkan keadilan.
Sementara itu, Dr. Saleh menggambarkan kondisi masyarakat di Tepi Barat yang menghadapi keterbatasan mobilitas, sulitnya akses pendidikan, dan berbagai tekanan sosial-ekonomi akibat situasi konflik yang berkepanjangan serta membahas peluang pengembangan program kolaboratif, termasuk penyelenggaraan pameran budaya Palestina dan penguatan jejaring antarmuseum di Indonesia.
Dalam diskusi tersebut juga muncul peluang penjajakan dukungan lintas sektor, termasuk melalui kerja sama dengan lembaga dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung pengembangan program budaya dan kemanusiaan terkait Palestina. Melalui diskusi ini, Kementerian Kebudayaan terus memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan Palestina melalui kolaborasi pelestarian warisan budaya, pengembangan museum, serta penguatan diplomasi budaya yang berpihak pada nilai kemanusiaan dan solidaritas internasional.
Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Kebudayaan juga berkomitmen untuk mendorong kerja sama kebudayaan bersama negara sahabat sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya dan penguatan peran budaya dalam membangun solidaritas antarbangsa.
ANTARA









