BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Kota Palangka Raya terus dipercepat menjelang Hari Raya Idul Adha. Tim pemeriksa yang diterjunkan kini tinggal menyelesaikan tahap akhir pemeriksaan dalam satu hingga dua hari ke depan.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak, drh Ganjar Priyatno mengatakan pemeriksaan dilakukan dengan membagi wilayah kerja menjadi tiga zonasi guna mempercepat proses pengawasan kesehatan hewan kurban di lapangan.
“Tim pemeriksaan hewan kurban tinggal sedikit lagi penyelesaiannya, kemungkinan dalam satu sampai dua hari selesai,” ujar drh Ganjar pada Jumat, 22 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pembagian wilayah dilakukan agar pemeriksaan berjalan lebih efektif dan seluruh lokasi penjualan maupun penampungan hewan kurban dapat terjangkau dengan optimal.
Adapun tiga zonasi pemeriksaan tersebut meliputi wilayah Sebangau, wilayah Jekan Raya, serta wilayah Bukit Batu-Rakumpit. Masing-masing zona dilengkapi dokter hewan dalam setiap tim pemeriksa.
“Kita bagi menjadi tiga zonasi, yakni wilayah Sebangau, wilayah Jekan Raya, dan wilayah Bukit Batu-Rakumpit. Ini untuk mempercepat pemeriksaan karena masing-masing zona ada dokter hewan di setiap tim,” jelasnya lagi.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan untuk memastikan hewan yang diperjualbelikan kepada masyarakat berada dalam kondisi sehat dan layak untuk dikurbankan.
Pemeriksaan meliputi pengecekan fisik hewan, kondisi kesehatan umum, hingga memastikan tidak ada indikasi penyakit yang dapat membahayakan masyarakat maupun kualitas daging kurban.
Ganjar berharap hasil pemeriksaan tersebut dapat memberikan rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat saat membeli hewan kurban menjelang Idul Adha.
“Mudahan hasil pemeriksaan ini dapat membuat masyarakat tenang bahwa hewan kurban yang dibeli itu sudah sehat berdasarkan pemeriksaan dokter hewan,” tuturnya. (TESTI PRISCILLA/y)









