PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya atau UPR menghadirkan inovasi edukatif melalui Program Magang Mandiri Berdampak di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah.

Program magang yang berlangsung sejak 26 Januari hingga 26 Mei 2026 tersebut diikuti dua mahasiswa, yakni Yesa Krisna dan Permata Amelia Sari di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan Agustina Muliyani, S.E., M.M.

Selama menjalani magang, mahasiswa tidak hanya mempelajari sistem kerja di lingkungan pemasyarakatan, tetapi juga terlibat langsung dalam penyusunan media informasi dan edukasi berupa poster bertajuk “Manajemen Pembinaan Pegawai yang Melanggar Aturan di Lapas dan Bapas Kalimantan Tengah”.

"Poster edukatif tersebut dirancang sebagai media pembelajaran mengenai pembinaan disiplin pegawai pemasyarakatan. Materinya mencakup jenis-jenis pelanggaran, tahapan pembinaan, hingga evaluasi terhadap pegawai yang melakukan pelanggaran aturan," kata Agustina kepada Borneonews pada Jumat, 22 Mei 2026.

Tak hanya itu, poster juga dilengkapi dasar hukum yang menjadi landasan penegakan disiplin aparatur sipil negara, di antaranya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, serta Peraturan Menteri Hukum dan HAM terkait kode etik dan disiplin pegawai.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, A.Md.IP., S.H., M.H.,.

"Tentu kita dukung kegiatan ini karena menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang profesional, bersih, dan berintegritas di lingkungan pemasyarakatan," kata Murdiana.

Melalui poster edukasi itu pula, mahasiswa mengajak masyarakat untuk turut mendukung terciptanya pelayanan pemasyarakatan yang humanis dan transparan. Dukungan tersebut diwujudkan dengan mematuhi aturan, menghargai petugas, serta bersama-sama membangun budaya disiplin dalam pelayanan publik demi mewujudkan semangat “Bergerak Prima, Pelayanan Luar Biasa”.

Program Magang Mandiri Berdampak ini diharapkan menjadi pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu manajemen di dunia kerja sekaligus memberi manfaat bagi instansi pemerintah dan masyarakat luas. (TESTI PRISCILLA/H)