BORNEONEWS, Palangka Raya - Upaya menghadirkan pelayanan yang berdampak bagi masyarakat terus dilakukan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah. Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik tetap berkomitmen menjalankan pelayanan umat melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan yakni program Jumat Bersih rumah ibadah Katolik. Kegiatan tersebut melibatkan jajaran pegawai dan umat untuk bersama-sama menjaga kebersihan serta kenyamanan gereja sebagai pusat pelayanan dan pembinaan umat.
Pembimas Katolik Kantor Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, Sandra Mariyus Adipa menegaskan bahwa kebijakan efisiensi tidak menjadi hambatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, semangat pengabdian tetap menjadi prioritas utama jajaran Bimas Katolik.
“Meski efisiensi terjadi, tetapi tidak menyurutkan Bimas Katolik untuk melaksanakan layanan umat. Salah satunya melalui kegiatan Jumat bersih-bersih rumah ibadah Katolik,” kata Mariyus kepada Borneonews pada Jumat, 22 Mei 2026.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan gereja, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial antarumat. Selain itu, program tersebut menjadi bagian dari implementasi nilai pelayanan yang humanis dan berdampak langsung kepada masyarakat.
Mariyus menambahkan bahwa kegiatan Jumat Bersih juga sejalan dengan semangat mewujudkan “Kemenag Berdampak”, yakni menghadirkan program dan layanan yang dirasakan manfaatnya oleh umat.
"Dengan keterlibatan aktif pegawai dan masyarakat, diharapkan pelayanan keagamaan dapat terus berjalan optimal serta mempererat hubungan antara pemerintah dan umat Katolik di Kalimantan Tengah," tutur Mariyus lagi. (TESTI PRISCILLA/H)









