PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang humanis dan ramah keluarga.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni menghadirkan ruang laktasi dan area bermain anak di lingkungan kantor sebagai penunjang kenyamanan masyarakat penerima layanan.

Inovasi tersebut menjadi bagian dari pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Kanwil Ditjenpas Kalteng. Kehadiran fasilitas itu dinilai mampu menciptakan suasana pelayanan yang lebih nyaman, inklusif, dan ramah bagi pengunjung yang datang bersama keluarga.

Di bawah kepemimpinan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, Amd.IP., S.H., M.H., berbagai inovasi pelayanan terus dikembangkan untuk menciptakan lingkungan kerja modern sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Sudut kantor yang sebelumnya sederhana kini disulap menjadi ruang laktasi yang nyaman bagi ibu menyusui. Selain itu, area bermain anak juga disediakan untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang membawa anak saat mengakses layanan di kantor tersebut," kata Murdiana pada Jumat, 22 Mei 2026.

Langkah sederhana tersebut mendapat apresiasi karena dianggap mampu menghadirkan suasana kantor yang lebih hangat dan penuh kepedulian. Inovasi itu juga menjadi bukti bahwa reformasi birokrasi tidak selalu diwujudkan melalui program besar, melainkan dapat dimulai dari fasilitas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Program inovasi tersebut turut dipublikasikan bersama mahasiswa magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya, yakni Maya Nur Andini, Rosi Kurnia Sari, dan Salwa Da’watul Wahyuna, dengan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan, Indah Nur Oktavia, S.S., M.Si.

"Melalui inovasi ruang laktasi dan area bermain anak itu, Kanwil Ditjenpas Kalteng kembali menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat sesuai semangat Bergerak Prima, Pelayanan Luar Biasa," kata Indah. (TESTI PRISCILLA/H)