BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kotawaringin Barat mencatat sebagian besar harga kebutuhan pokok dan barang penting di Pangkalan Bun masih stabil pada Kamis, 21 Mei 2026.
Pemantauan dilakukan di Pasar Cempaka Planggan Sari, Pasar Indra Sari, dan sejumlah pertokoan di Kecamatan Arut Selatan dengan membandingkan harga pada 18 Mei 2026.
Berdasarkan laporan tersebut, terdapat penurunan harga pada Cabai Rawit Merah sebesar Rp10 ribu, dari sebelumnya Rp100 ribu menjadi Rp90 ribu per kilogram.
Selain itu, harga gula pasir eceran juga mengalami penurunan sebesar Rp500, dari Rp19.500 menjadi Rp19 ribu per kilogram.
Sementara itu, berbagai komoditas lain terpantau stabil, mulai dari beras berbagai jenis seperti Dua Baung, Lahap, Lembu, hingga beras medium.
Harga bawang, sayuran, kacang-kacangan, minyak goreng, tepung terigu, garam, susu, hingga komoditas hasil peternakan dan perikanan juga belum mengalami perubahan harga.
Pada kategori barang penting, harga pupuk, gas elpiji 3 kilogram dan 12 kilogram, triplek, semen, besi, baja ringan, seng, kayu, emas, serta batu bata juga tercatat tetap stabil.
Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar:
Daftar harga komoditas di Kobar
Daftar harga komoditas di Kobar
(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)









